Lewat Waktu Di Sayap Malaikat, I-XXXIX dalam Antologi Puisi
“Kitab Para Malaikat”
Awalludin GD Mualif
1/
Selepas
mengaduk secangkir kopi saya pun menyalakan laptop, kemudian membuka windows
media player dan mengisinya dengan beberapa lagu yang saya kehendaki. Sesaat
setelah itu saya terkenang dengan salah satu buku antologi puisi bertajuk
“Kitab Para Malaikat” buah karya Nurel Javissyarqi. Entah mengapa, malam ini
kenang dalam pikir saya tertuju pada karya itu. Baiklah, gumam saya lirih.